Kajian trubusan dan produksi benih tanaman Gamal (Gliricidia sepium)

Authors

  • Rika Rahmawati Perhutani Forestry Institute
  • Murgunadi Perhutani Forestry Institute
  • Frida Ermi Astanti Perhutani Forestry Institute
  • Ali Arsidi Perhutani Forestry Institute
  • Harcicik Perhutani Forestry Institute
  • Didik Utomo Perhutani Forestry Institute

Keywords:

biomassa, gamal, trubusan, produksi benih

Abstract

Perum Perhutani mulai mengembangkan tanaman penghasil biomassa sebagai bahan baku energi salah satunya wood pellet. Tanaman yang dipilih sebagai bahan baku wood pellet adalah tanaman yang cepat tumbuh, mudah perawatan, permudaan dengan coppice system (trubusan) dan nilai kalornya tinggi. Salah satu jenis tanaman tersebut adalah gamal. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data potensi pertumbuhan trubusan dari pangkasan dan potensi produksi benih sebagai bahan tanaman. Data tersebut akan dimanfaatkan untuk penyusunan rencana kebutuhan bahan tanaman untuk mencukupi program pengembangan tanaman penghasil biomassa. Lokasi pengamatan trubusan di KPH Semarang dan KPH Padangan. Pendekatan yang diuji dalam penelitian ini adalah alat pangkas (parang, gergaji dan chainsaw) dan tinggi pangkas (10 cm, 20 cm dan 30 cm). Plot pengamatan produksi benih di KPH Semarang, 2 tahun tanam, 2 plot per tahun tanam, 25 pohon perplot. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi trubusan gamal adalah tinggi pangkasan, lokasi (lingkungan) dan diameter pohon. Tinggi pangkasan terbaik berdasarkan jumlah trubusan yang tumbuh adalah 30 cm. Lokasi plot pengamatan KPH Semarang menghasilkan jumlah trubusan yang lebih banyak dari KPH Padangan. Semakin besar diameter pohon maka jumlah trubusan semakin banyak. Alat pangkas parang, gergaji dan chainsaw tidak berpengaruh pada jumlah trubusan. Rata-rata produksi buah tanaman gamal umur 5,5 tahun per pohon pada plot pengamatan sebanyak 858 gram yang akan menjadi benih sebanyak 28,5 gram dan rata-rata produksi buah tanaman gamal umur 2,5 tahun sebanyak 269,5 gram yang akan menjadi benih sebanyak 9,25 gram, dengan rata-rata rendemen 3,3%. Umur pohon gamal berpengaruh terhadap produksi buah dan benih. Produksi buah dan benih gamal meningkat seiring dengan bertambahnya umur tanaman. Jumlah pohon gamal yang berbuah pada plot pengamatan sebanyak 43%. Diameter pohon gamal berpengaruh terhadap produksi buah, pohon gamal yang menghasilkan buah dengan diameter minimal 44 mm.

Published

2021-02-19